Cara membuat application etter untuk beasiswa

Cara dan Contoh yang Benar dalam Menulis Motivation Letter untuk Beasiswa

Motivation letter bukan hanya sekedar menulis dan mengarang saja, akan tetapi harus memiliki makna yang padat dan kata yang tepat dalam penulisannya. Motivation letter merupakan tiket yang harus dibuat dengan hati-hati agar bisa melangkah ke fase berikutnya dan mendapatkan beasiswa ke universitas yang Anda inginkan. Oleh karena itulah ada beberapa cara yang harus dibenarkan sebagai contoh ketika menulis motivation letter agar karya yang dibuat bisa diterima untuk beasiswa dan diminati oleh orang yang membutuhkannya.

Buatlah Konsep Terlebih Dahulu

Pertama adalah membuat contoh peta konsep terlebih dahulu sehingga nantinya motivation letter untuk beasiswa yang dibuat bisa terstruktur dan tidak melompat kesana kemari pembahasannya. Jadi sebelum menulis luangkan waktu beberapa saat untuk memikirkan dan menuliskan konsep atau kerangka tulisan yang akan dibuat nantinya. Pastikan bahwa konsep sudah tersusun dan terstruktur secara rapi dan tidak tumpang tindih.

Tulislah Apa yang Ingin Dituliskan

Pada umumnya penulisan letter dibatasi dengan jumlah kata sehingga banyak orang yang merasa terikat dengan batas katanya. Padahal yang benar adalah tulislah terlebih dahulu apapun yang ingin dituliskan. Jangan hitung jumlah katanya terlebih dahulu akan tetapi pastikan tidak ada bagian yang terlewatkan dari cerita tersebut.

Review Kembali dan Sesuaikan dengan Kebutuhan

Setelah semua sudah ditulis maka mulailah untuk mereview kembali tulisan dengan membacanya dan coret bagian yang dianggap tidak perlu dicantumkan dalam motivation letter Anda. Cara mencoretnya adalah dengan memilih kalimat yang tanpanya cerita tetap bisa difahami. Kurangi pengulangan kata seperti dan, yang, kemudian, berikutnya, dan kata umum lainnya. setelah diringkas cobalah hitung kembali kata yang telah dibuat dan sesuaikan dengan batasan yang telah ditentukan.

Periksa Kembali Pemilihan Kata Serta Tanda Baca

Setelah selesai periksa kembali penggunaan kata dan kalimat yang masih kaku dan tidak sesuai dengan isi cerita. Susunan kata juga menjadi nilai tambahan jika bisa menyusunnya dengan baik dan benar. Contohnya dengan menggunakan akhiran A, maka sampai akhir cerita kebanyakan akhir kalimatnya adalah berakhiran A.

Jangan Keluar dari Konsep yang Telah Dibuat

Terakhir adalah pastikan bahwa cerita sudah sesuai dengan konsep dan tidak keluar dari pembahasan yang ditentukan. Konsep sangat penting karena bisa membuat tulisan menjadi lebih rapi dan tentunya lebih efisien. Inilah mengapa konsep sangat dibutuhkan ketika menulis motivation letter.

Itu adalah cara-cara dan contoh motivation letter untuk beasiswa yang dapat Anda gunakan. Semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi kalian yang ingin mendapatkan beasiswa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *